Category Archives: Uncategorized

Maluku Trip: Day 2

Gallery

Susah Tidur…

Image

Sudah tiga bulan ini, saya susah tidur.

Saya cuma melamun, dan melamun dibalik selimut memandang langit-langit kamar yang gelap karena lampu sudah padam. Lalu saya akan membalikkan badan ke kiri, ke kanan, lalu kembali lagi ke tengah..

Dipan dan kasur empuk yang besar ini, seolah tak sanggup lagi menopang rasa kesendirian dan kesepian yang terus mengusik. Mungkin sudah saatnya saya tidak lagi tidur sendiri. Tapi mesti tidur sama siapa? Sama kamu?

Kamu, mungkin setiap malam sudah nyenyak terlelap dalam pelukan selimut dan tumpukan bantal di ranjang empuk dengan seprei warna tosca kesukaanmu. Saya masih ingat lampu tidurmu yang berbentuk kerucut, dan berwarna abu-abu. Katamu, itu warna-warna aneh yang menenangkan. Tosca, Abu-abu, Khaki, dan Merah Marun, adalah warna hidupmu.

Saya? Ya masih setia dengan putih dan hitam. Seperti ratusan bulan lalu saat saya dan kamu pertama berjumpa.

Sekarang, malam ini, saya malah bicara tentang kamu. Saya dan kesendirian, kamu dan kesendirian. Mengapa tak kita hapuskan saja segala tentang harga diri ini, dan mengenyahkan kesepian untuk bersama?

Kamu pasti akan menggeleng, seperti biasanya.

Dan saya pasti akan tersenyum aneh, karena patah hati.

Saya paham betul air matamu, dan kerut-kerut tipis diujung bibirmu yang tebal. Saya paham betul kata tidak mu. Saya mengerti benar, mengapa kita harus selalu tenggelam dalam hening, setiap malam tiba.

Karena hening seharusnya bisa membuat saya memikirkan kamu. Memikirkan air matamu, yang mengalir jauh sampai ke hati saya. Kemudian menyadari bahwa perjalanan air mata itu terlalu jauh, maka ia harus berhenti.

Tapi sayang, setelah air matamu berhenti, air mata saya yang mengalir.

Dan inilah mengapa saya enggak bisa tidur. Karena sadar bahwa air mata yang membasahi pipi ini, tak sampai ke hatimu. Ia berhenti disini, dan menenggelamkan jiwa saya dalam heningnya malam…

***

*Keengggakjelasan yang ditulis selama lima menit *gak bisa tidur *kayanya cuma deg2an mikirin launching *buat kamu, iya kamu. *kamu aja, biar cepet *Yasmina please deh *somebody help me, please *merem…mereeeemmm…

The Pina Colada Song

Gallery

Here’s to never growing up..

Image

Oh well, saya bukan penggemar Avril Lavigne. Bahkan saya enggak tau banyak lagu2nya. Tapi 2 pekan belakangan ini saya banyak menghabiskan waktu dijalanan.

Akhirnya dengerin lagu-lagu top 40 nya prambors.

Dan berakhir dengan mellow setiap lagu here’s to never growing up nya mba Avril ini dimainkan.

Jadi kangen…

IMG2_0001 (2)

Singing Radiohead at the top of our lungs
With the boom box blaring as we’re falling in love
Got a bottle of whatever, but it’s getting us drunk
Singing here’s to never growing up

IMG2_0004 (2)

Call up all our friends, go hard this weekend
For no damn reason, I don’t think we’ll ever change
Meet you at the spot, half past ten o’clock
We don’t ever stop, and we’re never gonna change

Say, won’t you stay forever stay
If you stay forever hey
We can stay forever young

IMG_4453

Singing Radiohead at the top of our lungs
With the boom box blaring as we’re falling in love
Got a bottle of whatever, but it’s getting us drunk
Singing, here’s to never growing up

IMG_4972
We’ll be running down the street, yelling “Kiss my ass!”
I’m like yeah whatever, we’re still living like that
When the sun’s going down, we’ll be raising our cups
Singing, here’s to never growing up

IMG_9941

Oh whoa, oh whoa, here’s to never growing up
Oh whoa, oh whoa, here’s to never growing up

1_124228228l

We live like rock stars, dance on every bar
This is who we are, I don’t think we’ll ever change (hell no!)
They say just grow up, but they don’t know us
We don’t give a fuck, and we’re never gonna change

IMG2_0004

Say, won’t you stay forever stay
If you stay forever hey
We can stay forever young

Singing Radiohead at the top of our lungs
With the boom box blaring as we’re falling in love
Got a bottle of whatever, but it’s getting us drunk
Singing, here’s to never growing up

IMG2_0006

We’ll be running down the street, yelling “Kiss my ass!”
I’m like yeah whatever, we’re still living like that
When the sun’s going down, we’ll be raising our cups
Singing, here’s to never growing up

DSCN1385

Oh whoa, oh whoa, here’s to never growing up
Oh whoa, oh whoa, here’s to never growing up

DSC04315

Say, won’t you stay forever stay
If you stay forever hey
We can stay forever young

IMG2_0003

Singing Radiohead at the top of our lungs
With the boom box blaring as we’re falling in love
I got a bottle of whatever, but it’s getting us drunk
Singing, here’s to never growing up

Scan1

We’ll be running down the street, yelling “Kiss my ass!”
I’m like yeah whatever, we’re still living like that
When the sun’s going down, we’ll be raising our cups
Singing, here’s to never growing up

DSC04452

DSC04512

IMG_9938

Kakak adik

IMG2 (2)

IMG2_0005

Betiga

IMG_9932

DSC05040

n547253770_918494_2968

Hihihihi…dulu itu lucu amat ya. Gak sih, saya enggak akan bilang ‘kaya gak ada beban hidup’ hahaha dulu justru rasanya beban hidup saya JAUH lebih berat ketimbang sekarang.

Tapi, karena punya banyak temen, orang-orang yang selalu ada, selalu rame dan selalu bikin ngakak tiap hari, jadi rasanya happy terus.

Like a family i never had.

Haha.. miss y’all..

IMG_9985

We are, we are, Not your ordinary fama-mily
But we can all agree that
We are, we are
Close as close can be

So it don’t matter what it looks like, We look perfect to me
We got every kind of lover, We’re so lucky indeed
They can keep on talking, It don’t matter to me cause
We are, we are family

We are are are are (We are are)
We are are are are (We are are)
We are are are are (We are are)
We are, we are family, family, family
We are, we are family

So what? We don’t look, we don’t act
We don’t walk, we don’t talk, Like you do
So what?
If we hang just a hang and no shame
We both do what we want to

Cause we come from everywhere, Searching for ones to care
Somehow we found it here, We found us a home

We are, we are
Not your ordinary fami-mily
But we can all agree that
We are, we are
Close as close can be

So it don’t matter what it looks like, We look perfect to me
We got every kind of lover, We’re so lucky indeed
They can keep on talking, It don’t matter to me cause
We are, we are family

Ok, so the links in our chains makes us strange
But really they make us stronger
And no one would replace not a thing
Mother or father
Cause we…

Cause we come from everywhere, Searching for ones to care
Somehow we found it here, We found us a home

We are, we are
Not your ordinary fami-mily
But we can all agree that
We are, we are
Close as close can be

So it don’t matter what it looks like
We look perfect to me
We got every kind of lover
We’re so lucky indeed
They can keep on talking
It don’t matter to me cause
We are, we are family

(Family)
(We are, we are)
We are, we are family

From Ice Age: Continental Drift

Makan, Nyak. Abib Makaaan!!

Image

Hari ini Abib makan!

Aheyyyy….makan pepaya di blender, trus dikasih ASI. ternyata enak loh!!

Kemarin, sengaja milih pepaya yang mateng dan manis, spesial buat Abib.

Sempet ngalamin dillema mpasi pertama. Katanya, mpasi pertama lebih baik serealia : beras, beras merah dll, untuk meminimlisir dampak alergi. Tapi, baca di bukunya pak Wied harry, katanya : Pada usia 6-7 bulan, sistem cerna bayi baru mulai mebiasakan diri mencerna makanan selain ASI. secara alami, ASI dikomposisikan mengandung nutrisi termasuk karbohidrat berupa gula susu- yang mudah dicerna.

Nah, dengan memberikan bubur tepung-meskipun encer- berarti memaksa organ cerna bayi bekerja ekstra keras karena bubur tepung mengandung karbohidrat kompleks yang memerlukan proses cerna panjang dan rumit sebelum bisa diserap tubuh bayi.

Karena itu, memberikan Mpasi awal kepada bayi hendaknya memerhatikan 2 hal: 1. Keenceran sama dengan ASI. 2. Struktur molekulnya mudah dicerna bayi-sebagaimana ASI. dengan demikian, menu pertama Mpasi yang paling tepat dan memenuhi kedua syarat itu adalah buah.

Setelah menimbang, mengukur, akhirnya saya dan Poento memutuskan memilih buah sebagai mpasi pertama. Maka, pepaya jadi piihan.

Ngasih makan Abib itu KOCAK BERAT.

Menit pertama disuapin, kaget.

10 menit pertama, kegirangan. Mungkin karena manis dan seru aja kali acara makannya yang saya ajak nyanyi dan ketawa2.

 

Lewat 10 menit mulai bete.

15 menit mulai dilepeh-lepeh.

20 menit, setelan siap mewek dan tutup mulut. Hahaha…yang ini saya gak bisa motret, karena ribet. Yaudah saya berhentiin makan, angkat dari kursi, dan gendong2. Gak lama, dia minta netek, dan mukanya BAHAGIA banget saat saya susuin.

Kemudian, tidur. Padahal masih belepotan. Hehehehe..

Dapetlah sekitar 10-15 sendok. Sisanya saya yang ngabisin. Hehe. Gapapa, namanya juga kenalan. Toh di standar kecukupan gizinya, makan pertama, 3-5 sendok aja cukup. Dan ngedudukin bayi buat makan gak boleh lebih dari setengah jam. So, saya santai ajah.

Saya selalu aja inget pesen mbak kiki, pas saya baru melahirkan, Happy mommy = happy baby. Semoga bisa happy terus, gak cranky-cranky. Ahahahaha…*berdoakhusyuk*

Makan yang banyak ya bib, kaya enyak dan daddy. *eh hehehe

I Miss You,,

Image

 

Kangen kamu, Ismaniar Catur Putri. Nyonyot. Bilbil. Pulang dooong. Aku belum punya uang buat main ke Melbourne. Hehehe..*sedih

Kangen melakukan hal-hal ANEH sama kamu

Kangen Curhat, trus mewek, tau2 diFoto. *tampar* hahaha

Kangen menghasilkan karya seni sama kamu..

Kangen liat muka BEGO kamu..

Kangen nyenyong-nyenyong sama kamu…

Kangen dateng pesta orang bareng kamu..*eh

Kangen BELANJA BAREEEENG…

 

Kangen aja, pokoknya KANGEN!!!!

 

I miss you, mate!! Fadil, bawa pulang dong cewek gueeee…… hehehehe 🙂

 

Sekadar Bagian dari Sejarah…

Image

We all grow up with the weight of history on us.  Our ancestors dwell in the attics of our brains as they do in the spiraling chains of knowledge hidden in every cell of our bodies.  ~Shirley Abbott

So sweet ya? hehehe…

selesai scan 11 album masa kecil, yang dimulai pada 1984 dan BERAKHIR pada 1994, lagu ini pas banget.

Lagunya Ipank, judulnya Sekali lagi. *tariknafasdalam*

Kalau saja aku masih punya, Kesempatan yang sama

Atau semua yang pernah terjadi, Bisa terulang lagi


Tapi ternyata kesempatan yang ada, Hanya sekali…


Sampai kini masih ku tunggu, Datangnya keajaiban


Yang mungkin saja bisa memberiku, Waktu satu kali lagi


Seandainya masih bisa kudapatkan, Sekali lagi, satu kali lagi

Masih tertunda dan belum semua ku katakan
Biar ku tunggu sampai kau kembali lagi di sini

Harus kau dengar semua yang harus kau dengarkan
Isi hatiku yang belum ku sampaikan

Ternyata tak semudah itu keinginan bisa terjadi….

Hehehe, so i  decided to gave up my hope. Let it be just a history, a sweet memories, something that has been taken from me. Gone, just like that. *hembuskannafaspanjang*

“Family is just accident…. They don’t mean to get on your nerves.  They don’t even mean to be your family, they just are.  ~Marsha Norman”