Tag Archives: family

Abib 5th birthday trip: FLORES (day 3)

Gallery

Happy Ied….!!

Gallery

Surat dari Lombok

Gallery

Liat Noddy, Ingat Aki…

Gallery

Sekadar Bagian dari Sejarah…

Image

We all grow up with the weight of history on us.  Our ancestors dwell in the attics of our brains as they do in the spiraling chains of knowledge hidden in every cell of our bodies.  ~Shirley Abbott

So sweet ya? hehehe…

selesai scan 11 album masa kecil, yang dimulai pada 1984 dan BERAKHIR pada 1994, lagu ini pas banget.

Lagunya Ipank, judulnya Sekali lagi. *tariknafasdalam*

Kalau saja aku masih punya, Kesempatan yang sama

Atau semua yang pernah terjadi, Bisa terulang lagi


Tapi ternyata kesempatan yang ada, Hanya sekali…


Sampai kini masih ku tunggu, Datangnya keajaiban


Yang mungkin saja bisa memberiku, Waktu satu kali lagi


Seandainya masih bisa kudapatkan, Sekali lagi, satu kali lagi

Masih tertunda dan belum semua ku katakan
Biar ku tunggu sampai kau kembali lagi di sini

Harus kau dengar semua yang harus kau dengarkan
Isi hatiku yang belum ku sampaikan

Ternyata tak semudah itu keinginan bisa terjadi….

Hehehe, so i  decided to gave up my hope. Let it be just a history, a sweet memories, something that has been taken from me. Gone, just like that. *hembuskannafaspanjang*

“Family is just accident…. They don’t mean to get on your nerves.  They don’t even mean to be your family, they just are.  ~Marsha Norman”

Saya Harusnya (juga) Bisa…

Gallery

Cemburu Buta…

Image

Perkenalkan…

A LING, 2,5 tahun

HIMMY, 6 tahun

OVY MELON, 6 tahun

CICI CANTIK, 13 tahun

JOHNNY, 1,5 tahun

…..

Sebelom punya Abib, mereka2 ini yang tidur di kamar bareng kita berdua. Mereka ini yang kita gendong2 keluar buat jalan2 keliling komplek. Mereka2 ini yang bisa kapan aja begelendotan dimana aja sama kita.

Sekarang, begitu ada Abib, ada yang berubah. Sekarang, saya sama Poento masih ngelarang mereka naik ke tempat tidur, biar gak banyak bulu nempel di seprai. Sekarang, perhatian saya tersedot buat Abib karena bentar2 nangis, bentar2 harus minum susu, bentar2 ganti popok dll. Sebenernya sih saya masih punya waktu buat ngelonin mereka, setiap kali Abib tidur habis jemur dan mandi pagi. Tapi. emang gak sebanyak sebelomnya…

Yang terjadi adalah, kecemburuan tiada tara. Menuntut kompensasi, dengan makan terlalu banyak. Sakit karena psikis, mendadak diare berjamaah. Nunggu depan pintu kamar, berebut cuma buat naik ke kasur, padahal do nothing. Berusaha naik ke box Abib. Dan drama, dengan ngegelesor keliling rumah cuma buat minta digendong.

TERUTAMA JOHNNY.

Anak itu, terlihat paling kesiksa dengan keberadaan Abib. Bahkan, dua pekan sebelum Abib lahir, dia udah panik dan nuntut perhatian yang lebih besar dari saya. heu…

Awalnya saya pikir, cemburu buta macam ini cuma terjadi sama anjing. Ternyata kucing juga bisa. Ajaib. hehehehe…

Mereka jadi seriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiing banget nongolin muka a la puss in  a boots. Tau kan?

Lebaaaayatun banget emang kucing2 ini…hehehe

Seolah-olah saya udah enggak peduli lagi sama sekali. Padahal sih enggak gitu2 amat.

Tapi lucu ya, saya malah jadi makin gemes ngeliat kelakuan2 jealous itu. Saya jadi ngerasa makin disayang. Hehehe… mungkin butuh waktu buat mereka mengenal dan menerima Abib. Nantinya, saya yakin, mereka dan Abib bisa akur dan saling sayang…

Sementara ini, biar deh, saya masih menikmati posisi ‘diatas angin’ sebagai orang yang paling dperebutkan perhatiannya serumah-rumah. Feels good inside.. 🙂