-
Jangan-jangan masalahnya bukan anak kita? Justru definisi “Kesiapan”-nya yang harus dicek
Read more: Jangan-jangan masalahnya bukan anak kita? Justru definisi “Kesiapan”-nya yang harus dicekKayaknya selama ini kita nanyain hal yang salah ketika membahas soal kesiapan sekolah Anak-anak saya selalu jadi yang paling tua di kelasnya, hehehe, karena emang saya ‘mundurin’ usia masuk sekolahnya. Saya memilih mereka enggak masuk SD terlalu cepat, dan saya belajar banyak dari pengalaman di sekitar saya soal tergesa-gesa memasukkan anak ke sekolah. Saya cukup…
-
Refleksi Idul Fitri: Bagaimana jika kita mengganti rasa berkorban dengan bersyukur?
Read more: Refleksi Idul Fitri: Bagaimana jika kita mengganti rasa berkorban dengan bersyukur?Yasmina ini SUKA SEKALI MAKAN. Kayaknya apa aja aku makan, dan aku bisa sangat cranky kalau telat makan. Maka, bulan Ramadan, kelaparan seharian itu rasanya LUAR BIASA BANGET! Meski sebetulnya, kalau hanya berkegiatan fisik kayak olahraga, nyetir, atau harus ke sana dan ke sini gak terlalu masalah. Kegiatan yang paling jadi masalah adalah: MIKIR. Benar-benar…
-
Sistem harus dirancang oleh kita yang paham bagaimana rasanya membutuhkan sistem yang dapat menangani kekacauan
Read more: Sistem harus dirancang oleh kita yang paham bagaimana rasanya membutuhkan sistem yang dapat menangani kekacauanMerancang sistem sebetulnya bisa dikerjakan oleh siapa pun, selama orang atau tim tersebut paham hal-hal yang terjadi di dalam sebuah organisasi atau perusahaan, supaya bisa menciptakan sesuatu yang memang sesuai dengan kebutuhan, ya kan? Karena itulah, penting juga untuk memastikan bahwa mereka yang merancang sistem tersebut enggak bias dan bisa berpikir secara terintegrasi akan kausalitas…
-
Sistem (harusnya) bukan menuntut KESEMPURNAAN, namun menuntun kita untuk berpikir lebih besar dan lebih luas.
Read more: Sistem (harusnya) bukan menuntut KESEMPURNAAN, namun menuntun kita untuk berpikir lebih besar dan lebih luas.Flawless. Perfect. Merupakan kata yang menurut saya mengerikan. Karena saya sendiri pernah terjebak di dalamnya, seperti harus terlihat jadi yang terbaik, enggak punya masalah, paling kuat, dan enggak vulnerable. Sebuah prinsip yang membuat saya menjalani hidup dengan sangat tegang, dan seperti enggak mengizinkan untuk memberikan ruang untuk diri sendiri bernapas. Saya juga tadinya enggak sadar…
-
Dari Filosofi ke Praktik: Membangun Sistem yang Menjaga Koneksi dalam Skala Besar
Read more: Dari Filosofi ke Praktik: Membangun Sistem yang Menjaga Koneksi dalam Skala BesarApa sih yang pertama terpikir di kepala ketika mendengar kata “SISTEM”? Saya sering kali melihat banyak orang yang merasa cemas, tegang, dan enggak nyaman ketika membahas soal cara berpikir sistem atau cara menjalankan suatu organisasi/bisnis dengan sistem yang sarat keteraturan. Kayaknya, bicara sistem berarti bicara mengenai sesuatu yang rigid, kaku, dan segala hal jadi ribet…
-
Menjadi Pemimpin tanpa Mengorbankan diri sendiri (atau mengorbankan siapapun)
Read more: Menjadi Pemimpin tanpa Mengorbankan diri sendiri (atau mengorbankan siapapun)Menjadi pemimpin artinya harus siap bertanggung jawab atas kehidupan anggota tim dan organisasi/perusahaan yang dipimpin. Saya setuju. Namun, bertanggung jawab bukan berarti kehilangan diri sendiri, atau anggota tim harus kehilangan dirinya. Menurut saya, enggak harus ada yang “kehilangan” atau “melakukan pengorbanan”, karena sejatinya semua harus dimulai dengan rasa memiliki dan visi yang dipercaya bersama-sama. Saya…
-
Apakah kita seharusnya mengganti kata “Kepemimpinan”?
Read more: Apakah kita seharusnya mengganti kata “Kepemimpinan”?Sebetulnya saya selalu mempertanyakan, kenapa biasanya baik di organisasi, maupun perusahaan, struktur kepemimpinan itu selalu menempatkan mereka yang berada di posisi “Leaders” diatas dan strukturnya berbentuk hierarki turun kebawah? Apakah karena sebutannya selalu “Atasan” dan “Bawahan”? Atau karena disebut “Kepala/Heads” maka ya seperti tubuh manusia, maka tentu saja tempatnya ada di atas? Padahal kan saya…