Membaca dengan mata tertutup?

Gallery

Pernah baca buku I can read with my eyes shut-dr Seuss?

Kalau belum, baca deh. BAGUS BANGET. Justru dari buku itu saya sadar pentingnya membaca, dan pentingnya membaca dengan “Mata Terbuka” .

Ada line ini: “I can read them with my eyes shut! That is very hard to do. But it’s bad for my hat and makes my eyebrows get red hot. So..reading with my eyes shut I don’t do an awful lot…

Young cat! If you keep your eyes open enough, oh, the stuff you will learn! The most wonderful stuff! There are so many things you can learn about. But..you will miss the best things if you keep your eyes shut.

The more that you read, the more things you will know. The more that you learn, the more places you’ll go. If you read with your eyes shut, YOU’RE LIKELY TO FIND THAT THE PLACE WHERE YOU’RE GOING IS FAR, FAR BEHIND..”

DSCF7244

Dalem banget ya? Buat saya sih iya. Sebab kadang kita membatasi diri untuk belajar yang kita mau aja, membaca Cuma yang kita anggap sama dengan cara berpikir, prinsip, ideologi dan sebagainya yang kita anut. Kita menutup mata dari bacaan lain, kita menjadi haters, kita membaca tulisan yang cuma meng-cover satu sisi, enggak mau mengumpulkan informasi dari segala sisi agar berimbang juga komprehensif dan pada akhirnya kita terjebak dalam satu lingkaran setan yang membuat kita gak pernah bisa terbuka pada hal baru. Intinya; bikin susah diri sendiri.

Ujungnya; ngerasa pinter dan mulai “minterin” orang lain. Inget prinsip padi? Semakin berisi semakin menunduk? Nah, itu! Kalo kosong emang jadi lebih rame bunyinya, bukan? Semua itu berawal dari membaca sambil menutup mata.

Hehehe..

Ini persis dengan apa yang ada dikepala saya dari dulu. Buat saya belajar bisa dari mana aja, baca buku apa aja, lalu bisa bikin penilaian yang lebih holistic pada setiap permasalahan yang terjadi dalam kehidupan. Ini juga yang akhirnya saya ajarin ke Abib. Papa saya selalu bilang; Kalau berada dalam satu perjalanan, jangan tidur! Karena dari tiang ke tiang, ada cerita. keren, kan?

Salah satunya, selain ngajak Abib ikut berpetualang setiap hari, saya mulai dari membacakan berbagai buku buat Abib. Gak saya batasi, dari cerita lucu, kisah agama, sampai sex education. Risih? Enggak. Drpd saya jawab bayi asalnya dari bangau. Mendingan saya bacain buku. Apa aja saya ceritain. Saya bikin bahasanya lebih sederhana biar dia ngerti. Kalo kata Mama saya, Selalu ada buku untuk pertanyaan apapun di kepala kamu. Jadi, baca!

Hasilnya? Ya belom ketauan banget, kan masih balita dia. Tapi saya gak pernah berhenti berusaha. Namanya juga membesarkan manusia, ya kan? Harus terus sabar dan konsisten, gak boleh nyerah. Kalau ibu nya nyerah, gimana anaknya?

DSCF7255

(Belajar nanem pohon)

2016_0509_11451400

(di buku ini ada belajar berbagi dan belajar berhitung)

2016_0509_11460000

(Ini bukunya seru banget ttg anak yang kerjanya ngacak2 rumah dan nyoret2 segala macem, laluu isi pikirannya…)

DSCF7252

(Buku ini ceritanya lucuuuuu banget ttg seorang anak dan dino yang berpetualang lupa makan siang. Abib suka banget buku ini)

DSCF7253

Makanya buku, adalah harta penting buat saya. Paling penting kayanya. Karena kalau urusannya sama buku, saya bisa mendadak pelit. Boro2 ngasih, minjemin aja gak mau. Mendingan saya beliin aja deh, daripada ngasih atau minjemin yang ada dirumah. Karena takut susah lagi nyarinya…HAHAHHAA…

2016_0509_11462000

(karena buku ini, si Abib jadi dengan ikhlas sepenuh hati mau milihin mainan sendiri untuk dibagiin gak pake drama. Keren kan?)

One response »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s