(Review) Moonlit Sanctuary

Gallery

Musim liburan sekolah sudah tiba!!

Mungkin ada yang ingin mengunjungi Melbourne, Australia? Well, Mei kemarin, saya, Poento, Citra dan Abib sempat datang kesana. Dan, karena bawa anak kecil, maka itinerary perjalanan enggak bisa lepas dari kegiatan outdoor, permainan anak dan tentunya…binatang. hehehe..

Kami memang sudah berencana untuk pergi ke Melbourne dan menikmati wisata alam. karena mall sih dimana-mana juga ada. So, meskipun saat tiba disana sudah akhir2 autumn menuju winter, dan diluar udaranya cukup menggigit ya dinginnya, ya gapapalah. Tetap aja seneng.

Sejak disini, saya udah googling banyak tempat wisata binatang. Kami sudah yakin, enggak akan mengunjungi zoo lagi, karena ya bosan aja. Dimana-mana juga ada zoo. Kami pengen berinteraksi langsung dengan hewan, dan harus hewan khas Australia dong. Setelah cari sana sini, ada cukup banyak tempat perlindungan hewan asli Australia, yang kita bisa berinteraksi langsung dengan mereka. Tapi kebanyakan letaknya jauh-jauh, bahkan rata-rata harus menempuh jarak 2-3 jam dari kota.

Repot juga sih ya. Meskipun disana ada keluarga sahabat saya, Fadil dan Niar, dan kami bisa menumpang mobil mereka, tapi kalo kejauhan khawatir anak-anak bosan. Sampai akhirnya kami menemukan Moonlit Sanctuary. Suaka hewan asli Australia ini enggak jauh dari rumah Fadil di rowville, Victoria. Tepatnya di Pearcedale. Dari city, kami naik kereta dan turun di stasiun Dandenong. Disitu kami dijemput niar, dan langsung cuss ke Moonlit Sanctuary. Dari Dandenong hanya sekitar 20 menit-an.

Di Moonlit ini, suasananya tenang banget layaknya suasana pedesaan. Jadi nyaman banget buat saya dan terutama buat anak-anak karena lahannya luas buat lelarian. Untuk masuk kedalam, kami harus membayar 18 AUD untuk dewasa, dan 9 AUD untuk anak usia 4-15 tahun. sementara anak dibawah 4 tahun, gratis. Yeay!

IMG_1185

Didalam ruangan, ada beberapa ular dan reptil2 lainnya yang sudah jinak dan bisa berinteraksi dengan pengunjung. Lumayan, sambil duduk2 ngangetin badan sambil main sama reptil. Setelah itu, mulailah keluar. WUIHH!! Langsung diserbu sama unggas-unggas yang berkeliaran bebas di areal sanctuary.

IMG_1187

IMG_1190

Saya lupa sih nama unggasnya apa aja. Haha..tapi yang jelas kita bisa ngasih mereka makan juga. ditengah perjalanan, tiba-tiba hujan. Ya, namanya juga Melbourne. Cuaca bisa berubah seenaknya dalam 24 jam. So, kita neduh dibawah shelter beratap sambil ngobrol. Tiba-tiba, muncullah mamalia lucu yang melompat-lompat, menatap kami dengan muka minta dipeluk.

Wallaby!

1431063190831

DSC_1070

LUCU BANGET. Mereka mengintip, dan memasang muka lucu minta dikasih makan. Akhirnya, dengan berbekal dedak dan campuran makanan lain yang daritadi kita bawa untuk ngasih makan unggas, saya mulai duduk dan nyamperin mereka. Sodorin tangan, dan mereka maju perlahan malu-malu, lalu mulai makan dari tangan kita.

Buat saya sih sebenernya enggak terlalu istimewa karena udah biasa nyuapin binatang. Tapi buat anak-anak, ini pengalaman yang seru banget. Si Abib, geregetan tak terkira dan langsung pengen melukin itu wallaby satu persatu.

Sayangnya wallaby ini pemalu, dan kagetan. Jadi saat denger suara anak kecil jejeritan tanda gembira, mereka malahan kabur. Apalagi pas dikejar Abib pengen dipeluk, hahaha, tambah kenceng aja larinya. Hujan dan dingin jadi gak kerasa. Kejutan berikutnya datang saat kami dan anak2 masih seru berusaha gendong wallaby, yess, KANGAROO. Wuih, kalo yang ini ukurannya 3 kali lipat wallaby. Gedeeee…

DSC_1077

DSC_1081

Manis-manis banget, dan enggak kagetan kaya wallaby. Kangaroo sih lebih santai dan lebih manja. Awalnya anak2 agak nervous karena kangaroo kan gede banget ya buat mereka. Untung kemudian tu hewan2 marsupial yang kakinya lebar banget itu langsung menunduk dan makan dari tangan anak-anak. Bulunya lembut kaya kelinci, dan karena mereka besar di sanctuary, ya jadinya terbiasa jinak sama manusia.

DSC_1090

DSC_1103

Padahal, kalau denger cerita temen saya, katanya kalo kita berkeliling australia, hewan yang paling banyak nongol dan lelumpatan dengan liar ya kangaroo. Mereka galak dan kuat bukan main. Pernah mobil adik ipar temen saya gak sengaja bertubrukan denngan kangaroo yang muncul tiba2. Saat ia berhenti, ternyata kangaroo nya gapapa. Kap mobilnya penyok. Hahahahaha..

DSC_1117

IMG_1242

Jadi dengan bisa bercengkrama manis manja sama kangaroo di moonlit, rasanya seneng banget. SENENG BANGET. Sayangnya, selama kita di area wallaby dan kangaroo itu, enggak ada guide nya sama sekali. Jadi ga bisa langsung tanya2 kan, gimana ceritanya kangaroo itu. siapa aja nama mereka dan lain sebagainya. Soalnya setelah melewati area itu, kita sudah lupa lagi mau nanya apa aja.

IMG_1258

20150507_135951

Sebab sudah ada hewan2 lain yang bisa diliat. Dingo,koala, tasmanian devil yang lagi ngumpet di pojokan tidur enak banget, parrots, banyaklah. Cuma mereka memang di kandang. Ada schedule yang berbeda kalau ingin bercengkrama dengan dingo dan koala. Dan untuk itu harus bayar lagi. bisa diliat semua informasinya di web moonlit. Kita gak ambil acara itu karena enggak bisa nunggu terlalu lama. saat itu jam 2 siang kta udah selesai, dan koala jam 2.30 sementara dingo sudah lewat jadwalnya. Ya next time lah ya.

IMG_1205

IMG_1284

20150507_140815

Ohiya, sebetulnya moonlit ini mengunggulkan acara jalan2 malam nya.

Ya namanya juga mooonlit ya. Hehe..memang lebih mahal tarifnya, tapi biasanya lebih memuaskan sebab hewan-hewan itu rata2 justru nocturnal. Akan ada suara owls, lalu tasmanian devil yang berlarian. Yah tapi berhubung kita bawa balita, dan yasudahlah kalo malem gak kebayang dinginnya kaya apa. Siang juga sudah cukup banget. Seneng!

Yang perlu diingat adalah, sebaiknya bawa lunch sendiri. Karena di moonlit gak ada makanan berat, Cuma ada pie dan sejenisnya. Walau sebenarnya kalo biasa makan porsi indonesia sih, makan pie daging versi australia juga udah kenyang. Disana kan gede2 porsinya. Hahhaha..

Ohiya di ruangan utama jga ada toko oleh2, dan barangnya ada yang sama dengan barang cina di pasar QV, tapi ada juga yang souvenir moonlit khusus. Harnganya terjangkau kok, hampir mirip dengan yang di pasar. Yang jelas, jangan bosen ajak ngobrol mas2 dan mbak2nya. Seperti di kebanyakan tempat di Australia, para karyawan seneng banget menjelaskan dan menjawab pertanyaan kita. Jadi pulangnya bisa dapet banyak pengetahuan baru, buat kita dan buat anak-anak.

SELAMAT BERLIBUR!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s