Bekasi dan Nyamuk..

Gallery

Menarik gak kalau saya cerita bahwa nyamuk di Bekasi, lebih ganas ketimbang nyamuk-nyamuk di tempat lain? Well, setidaknya yang pernah saya jadikan tempat tinggal..

Hehehe…enggak ada penelitiannya sih, ini Cuma kesimpulan saya, 3 bulan belakangan. Waktu awal jadi warga Bekasi, nyamuk memang lumayan banyak, tapi enggak sebanyak sejak hujan enggak juga turun ini. Belakangan, binatang berdengung yang butuh darah manusia buat bereproduksi itu, jumlahnya macam milyaran ekor/bulan. Seriously!

Awalnya, kami beli 1 buah raket nyamuk aseli buatan cina, merek PANDA.

Ternyata, lama2 terasa bahwa 1 buah raket aja engggak cukup. Akhirnya, kita tambah lagi dengan 1 raket nyamuk yang sama2 buatan cina, merek kenmaster, warna orange.

Plus juga ditambah alat penangkap nyamuk yang pake pancingan berupa cahaya.

Awalnya, banyak yang nawarin alat2 dengan getaran suara buat manggil dan matiin nyamuk. Tapi berhubung saya lagi hamil, jadi khawatir memengaruhi janin. Begitu juga penggunaan obat semprot/obat nyamuk bakar/elektrik dengan bau. Lupakanlah yang macam begituan!

Upaya alami untuk pencegahan juga udah dilakukan dengan meletakkan tanaman geranium di depan rumah. Katanya itu taneman dibenci nyamuk, jadi gak ada nyamuk lagi dirumah. Begitu juga dengan kassa nyamuk buat seluruh lubang ventilasi dirumah. Gak Cuma itu, kita juga membanjiri rumah dengan cahaya matahari, membersihkan barang-barang, dan gak numpuk barang2 yang bisa jadi sarang nyamuk. Karena katanya nyamuk suka warna gelap, dan tempat yang penuh barang numpuk jarang dipegang.

Hasilnya? None!

Gila kan? Dulu, waktu tinggal dirumah mama di Pasar minggu, yang namanya nyamuk, pasti ngabur kalo diruangan yang dingin full AC. Disini? Malah betah. Malahan banyak yang bersarang, persis di depan AC.

Tiap malem, kami berjibaku dengan 3 gadget paling laku itu, dan bisa membunuh lebih dari 300 ekor nyamuk. Iya, kita ngitung! Hasilnya? Ya besok segitu lagi…

Meletakkan pot geranium kami yang sudah semakin besar pun enggak ngaruh sama sekali. Ajaibnya, itu nyamuk2 malah pada asyik nempel di dahan dan daun geranium. Seru sekali bercengkrama, menunggu giliran untuk ngenggigit kita. Jadi, tiap kali kami ngenggoyangin daunnya, supaya menghasilkan aroma yang-KATANYA-dibenci nyamuk itu, yang ada bukan Cuma aroma, tapi juga nyamuk2 beterbangan dari pohon itu. WTF!

Jadi, mau terang/gelap, mau numpuk/lowong barang, nyamuk dirumah selalu tau mau bersarang dimana. Ini fenomena!!!!

Lama2 saya mikir untuk membuka usaha budi daya nyamuk, yang bisa dipergunakan untuk pakan tokek. Kan tokek sekarang mahal-mahal tuh ya, harganya. Heuuuurggghhh….

Akhirnya senjata kami tinggal satu: doa. Sayangnya, saya enggak tau, doa kami atau doa semut yang lebih didengar Tuhan. Kenapa? Karena tiap malam, saat kami menghabisi nyawa nyamuk-nyamuk itu, kawanan semut berpesta. Mereka asyik banget ngangkutin bangkai nyamuk di ubin, dan digotong ke lubangnya.

Ini salah satu penikmat bangkai:

Susah payah dia angkut itu bangkai nyamuk sambil manjat tembok. Gigih ya?

Untuk dirumah saya, semut2 itu punya saingan. Namanya Jhonny, kucing aneh ini juga demen banget makanin bangkai2 nyamuk yang tergeletak di lantai. Apalagi nyamuk gemuk yang sukses ngisep darah kami.

Akhirnya, yaudah, pasrah. Mungkin Tuhan emang menakdirkan kami untuk olahraga dengan raket nyamuk tiap malam. Latihan kepekaan, dan kewaspadaan.

Tapi yang jelas, saya sebagai si hamil besar, yang tidur malamnya enggak nyenyak karena perut gendut, semakin enggak nyenyak aja karena nyamuk. Well, kata penelitian kan, orang yang mengeluarkan karbon dioksida lebih banyak, akan lebih serig digigit nyamuk. Nah, si hamil ini produksi karbondioksidanya, lebih tinggi ktimbang org biasa. PLUS, orang dengan golongan darah O, atau golongan darah yang paling banyak dimiliki orang Indonesia ini, emang lebih sering digigit nyamuk karena aroma tubuhnya beda dengan gol. Darah lain. Saya dan Poento, golongan darahnya O. Ditambah lagi katanya, ada bawaan genetik juga yang bikin nyamuk suka sama darah kita.

Well, mau gimana lagi? segala upaya udah kita lakukan, tapi si gerombolan nyamuk yang SEBENERNYA Cuma idup 14 hari itu, gak kenal nyerah.  Saya udah berpikir untuk menemui ratu nyamuk, dan berusaha berkonspirasi. Saya akan minta dia dan keluarganya enyah dari rumah kami, dengan cara mengupayakan supaya mereka bisa melanjutkan invasi dirumah sebelah. Yang notebene penghuninya lebih banyak.

Selain, berpikir juga untuk menciptakan alat yang bikin nyamuk enggak bisa menempelkan probosis—mulut nyamuk yang mirip sedotan—ke kulit saya. Kalo begitu kan otomatis, pisau di mulutnya juga gak bisa merobek kulit saya maju mundur sampai menemukan urat darah. Atau mungkin alat yang bisa membekukan darah dan gak mempan sama air liur nyamuk yang mengandung antikoagulan –mencegah darah membeku– itu. karena tu air liur yang bikin gatel dan bentol, sehingga menngganggu tidur saya, dan bikin kepala pusing tiap pagi. Tentu saja yang alami dan aman buat kandungan, ya…

Hmmm…

Ah ya. Saya gak tau apalah gunanya nyamuk. Saya juga gak tau, kenapa nyamuk di Bekasi sangar-sangar banget, kaya teriknya matahari di Bekasi yang lebih panas. Sampai detik ini, saya juga belum tahu kenapa Tuhan uji kami dengan ratusan nyamuk setiap malam.

Saya juga gak tau, apakah doa kami didengar/atau tidak. Tapi, Tuhan, setidaknya ditunda ya, jangan sampai tidak dikabulkan. Ditunda sampai anak kami lahir, misalnya. Jadi, nanti si bayi gak gatel2 dan merah2 apalagi kena penyakit2 serem yang disebabkan oleh nyamuk. Aaamiiin…

5 responses »

  1. tapi mbak, gak semua nyamuk ngisep darah,,, mungkin nyamuk yg hinggap di tanaman itu adalah nyamuk jantan, sebab nyamuk jantan hanya makan sari tanaman bukan seperti nyamuk betina yg membutuhkan darah agar bisa bertelur. 😀

    • hehehe iyah, i know. Tapi poinnya, ditulis di berbagai referensi bahwa geranium adalah jenis tanaman yang dibenci nyamuk (tanpa spesifikasi jantan/betina), sayangnya disini, gak berlaku. mau segede dan sebanyak apa juga tu geranium saya goyang2 dirumah, nyamuknya tetep aja santai. hehehe

  2. Saran inovasi gw..gmn kalo lo kawin silangin kucing” lo ma tuh nyamuk..gw yakin hasilny kucing pegasus penghisap darah..semoga suskses ya 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s