(from FB’s note, December 20th 2009)
Iya..saya selingkuh!
Kata perempuan itu yang mengagetkan seluruh keluarga..
Saya menyelingkuhi dia dengan rasa yang berbeda. Rasa yang tak pernah bisa ia berikan. Rasa yang tak juga saya dapatkan tiga tahun belakangan ini.
Tangan-tangan mulai terkepal
Iya, saya selingkuh.
Saya cuma berusaha membuat semua mata memandang saya dengan benci.
Saya sudah muak disukai.
Karena disukai, tak membuat saya merasakan mencintai.
Jadi percuma saja..
Tak ada satu rasapun bisa saya dapatkan disana sini.
Air mata mulai turun..
Saya tak bisa lagi berjalan disini. Saya akan tetap ada, tapi di sisi yang pekat. Saat tak ada surya akan menyinari dunia saya. Biar saya selingkuh, biarkan saya. Saya tak akan pernah bisa memuaskan mata2 angkuh kalian. Kepala saya sudah penuh.
Dada saya pun sesak. Tapi tak juga ada mata yang mengerti
Tak jua ada telinga yang mau mendengar
Semua kalian hanya lihat, dengar dan bicarakan omong kosong. Hal2 yang hanya kalian gunjingkan dengan malam..
Sudut saya sudah penuh
Tapi kalian kosongkan lagi
Saya sudah mual lihat mata-mata kalian
Tak ada cinta saya temukan disana!
Saya muak dengar janji janji
Karena kalian hanya bisa berjanji tapi tak ada satupun yang ditepati
Disini, katanya sambil menunjuk dada, hanya ada hujan
Hujan berkepanjangan yang membanjiri diri saya hingga tenggelam!
Saya suka hujan, tapi kalian paksa saya untuk membencinya
sayang, semakin saya membencinya..semakin sering hujan turun!
Kelam dan berantakan saya disini
Tak ada lagi kata yang ingin saya ucap
Saya tak ingin mati
Tapi saya tak mau hidup dengan terpaksa
Berbagai keterpaksaan yang membuat saya cuma ingin lari
Sayang, seluruh belahan tempat sudah saya jelajahi
Dan kini, satu tempat yang masih suci itu sudah sukses saya kotori..
Baiklah, terimakasih atas semua air yang bercucuran dari mata kalian
Sudah saatnya saya pergi
Bagaimanapun, beginilah hidup saya harus berjalan
Di sudut saya
Dala segala kegelapan saya
Dan dengan rintik hujan yang tak pernah reda
Biarkan saya berselingkuh
Karena hanya itulah cara saya untuk membuat kalian benci dan berhenti memaksa saya untuk mencintai
Tak akan pernah jua ada cinta lagi dalam dada saya.
Semua sudah mati.
Biar raga saya tetap hidup tanpa jiwa..


Leave a comment